Senin, 24 Juni 2019

Soal Tes Akademik

Soal Tes Akademik




Soal Tes Akademik – Tes potensi akademik (TPA) adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang di bidang keilmuan (akademis). Tes ini juga sering dibungkan dengan kecerdasan seseorang. Saat ini, TPA  telah menjadi tes standar penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen karyawan swasta, serta karyawan BUMN. Tes Potensi Akademik juga umum dipakai sebagai tes penerimaan mahasiswa untuk jenjang S1 dan S2.


Berikut merupakan Contoh Soal Tes Akademik yang mungkin sering di keluarkan pada soal-soal TPA nantinya. Di bawah adalah contoh soal tes TPA pahami dengan seksama supaya paham dan bisa ingat pada Waktu tes TPA nantinya.

Sinonim

1. ANDAL
A.Lingkungan
B.Dampak
C.Tangguh
D.Bebal
D.Bebal

2. NARATIF
A.Prosa
B.Puisi
C.Terinci
D.Deskriptif

Antonim

3.BONGSOR
A.Menumpuk
B.Tertua
C.Kerdil
D.Macet

4.EPILOG

A.Hipolog
B.Dialog
C.Monolog
D.Prolog


Padanan Kata

5.MATA : TELINGA
A.Jam  : Tangan
B.Lidah : Hidung
C.Kaki : Paha
D.Lutut : Siku

6.UANG : PUNDI-PUNDI
A.Hubungan : Jambangan
B.Gelas : Nampan
C.Air : Tempayan
D.Buku : Percetakan

Numerik
7. 2,20 x 0,75 + 3/5 : 1/8 = …
A.1,89
B.10,5
C.15,5
D.9,8
E.5,9

8. 7,5 : 2,5 – (2/4 x ¾) = …
A.5,050
B.4,252
C.3,605
D.2,625
E.1,850 

9.Suatu seri huruf : z v r selanjutnya…
A. m
B. o
C. t
D. l
E. n

10.Seri huruf : z a h i j z a k l m z a selanjutnya…
A. n o q
B. o p q
C. r s t
D. n o p
E. p o y

11. Volume ember jika penuh adalah 42,5 liter. Namun hanya terisi 3/5 saja saat ini. Dan diambil lagi oleh Andi sehingga kini hanya terisi 1/5 saja. Berapa literkah yang diambil oleh Andi ?
A. 17 liter
B. 8,5 liter
C. 17,5 liter
D. 8 liter
E. 34 liter




12. Fahry dan Popa masing-masing mampu menghabiskan segelas jus apukat dalam waktu 25 detik. Sedangkan Azkia membutuhkan waktu 50 detik untuk melakukan hal sama. Jika ketiganya diminta bergabung untuk menghabiskan 4 ½ gelas jus apukat bersama-sama, berapa lama waktu yang dibutuhkan ? Tapi, Azkia tidak mau bergabung untuk gelas keempat dan gelas kelima.
A. 54 detik
B. 48,75 detik
C. 47,85 detik
D. 50,25 detik
E. 55 detik

Logika Silogisme

13.Sebagian pejabat mampu menahan diri dari pelanggaran korupsi. Pak Ahmad adalah seorang pejabat.
A. Pak Ahmad pastilah mampu menahan diri dari korupsi
B. Belum tentu pak Ahmad tidak tamak terhadap harta duniawi
C. Pastilah pak Ahmad suka harta dan tahta
D. Pak Ahmad mungkin mampu menahan diri dari korupsi
E. Pak Ahmad pasti suka korupsi juga.

14.Sebagian orang yang berminat menjadi politikus hanya menginginkan harta dan tahta. Rosyid tidak berminat menjadi politikus.
A.Rosyid tidak menginginkan harta dan tahta.
B.Tahta bukanlah keinginan Rosyid, tapi harta mungkin ya.
C.Rosyid menginginkan tahta tapi tidak berminat menjadi politikus.
D.Rosyid tidak ingin menjadi politikus karena sudah kaya dan punya tahta
E.Tidak dapat ditarik kesimpulan

15.Jika saya tidak punya tugas kuliah maka saya membantu Ibu berjualan pakaian di pasar.
A. Saya saat ini memiliki tugas kuliah dan pasti akan membantu ibu di pasar
B. Sekarang saya tidak punya tugas kuliah, jadi saya tak perlu ke pasar membantu Ibu berjualan pakaian
C. Saya sekarang ada di pasar membantu Ibu berjualan pakaian, karena tidak punya tugas kuliah
D. Saya tidak membantu ibu di pasar karena saya tidak punya tugas kuliah
E. Sebagai anak berbakti, meskipun punya tugas kuliah, saya tetap membantu ibu di pasar

Pelatihan Tes Potensi Akdemik
Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Di Pelatihan TPA Bappenas ini Anda akan di ajarkan mengenai sinonim, antonim, matematika, silogisme, logika cerita dan gambar. Selain itu, Anda juga akan diajarkan trikdan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawabsoal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Mengapa Pelatihan TPA Penting ?
Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya; peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda; peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.

Karena secara umum potensi akademik merupakan potensi seseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.

Apa Saja Manfaat  Pelatihan TPA ?
Konsultan sukses-tpa berpengalaman menyelenggarakan Pelatihan TPA maupun Private TPA. Berdasarkan pengalaman selama ini bahwa banyak peserta yang nilainya rendah disebabkan awam dengan model soal TPA. Namun setelah mengikuti pelatihan di konsultan Sukses TPA hasilnya sebagian besar peserta TPA meningkat tajam. Ini dikarenakan mereka telah belajar soal-soal TPA dan bagaimana cara mengerjakan dengan cepat.

Pada umumnya nilai TPA pasca pelatihan yang  diperoleh karyawan/ peserta tes adalah nilai obyektif yaitu apabila nilainya yang  tinggi  bukan karena unsur kebetulan dan nilai TPA rendah juga bukan karena kebetulan, namun memang merupakan nilai yang objektif tinggi/rendah.

Pelatihan TPA akan sangat membantu terutama bagi mereka yang belum pernah melakukan tes TPA atau mereka yang telah lama meninggalkan bangku kuliah. Jika belum mengenal tipe dan bentuk soal TPA langsung mengikuti Tes Potensi Akademik, dipastikan hasilnya akan kurang memuaskan. Bisa jadi ketika mengerjakan akan tertegun, gagap, bingung dan lainnya karena waktu yang diberikan begitu cepat. Dengan mengikuti Pelatihan TPA, akan diakhiri dengan evaluasi berupa Tes Prediksi TPA, maka baik Lembaga maupun Karyawan  dapat memperkirakan potensi akademisnya, selain  perasaan percaya diri lebih tinggi dalam menghadapi tes TPA.

Materi Pelatihan & Instruktur
Verbal (padanan kata, lawan kata, analogi verbal);  Kuantitatif (hitungan, deret bilangan, komparasi kuantitatif); Penalaran (logika formal, analitis, keruangan, penalaran logis) serta ditambah dengan teknik mengerjakan TPA dengan metode berpikir strategis. Instruktur berpengalaman & berlatar  belakang pendidikan yang relevan dengan materi pelatihan.

Tempat & Waktu
Pelatihan dilaksanakan hanya satu hari untuk semua materi dan latihan soal.
Waktu Pelatihan Reguler di hari libur kerja Sabtu/Minggu (jadwal silahkan hubungi kami 0821 4324 7049) mulai Pk. 08.00 s.d 16.30 WIB
Lokasi Pelatihan : Pusat Studi Jepang UI Depok

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang

http://bit.ly/pelatihantpainfo



Soal Tes Akademik

Rabu, 19 Juni 2019

Strategi Menjawab Soal TPA Matematika

Strategi Menjawab Soal TPA Matematika


Strategi menjawab soal TPA Matematika – Soal TPA Matematika terdiri dari beberapa subtes. Berikut ini adalah beberapa strategi menjawab soal TPA Matematika dari beberapa subtes yang ada :

1.Tes deret angka
Bagian ini merupakan deret atau seri yang belum selesai yang mengikuti rangkaian atau seri bilangan dengan urutan tertentu. Tugas Anda adalah mempelajari dan meneliti setiap deret-deret atau seri-seri untuk menetapkan urutannya.. Pilihlah salah satu alternatif yang disediakan yang Anda anggap akan menyelesaikan deret-deret itu sesuai dengan pola yang telah ditetapkan.
Contoh :
1   3    4    7    9   13    16    21    25     …..
 Jawab :
Jadi seri pertama dimulai dari angka 1 kemudian untuk deret berikutnya melompat satu angka demikian seterusnya. Sedang deret kedua, dimulai dari angka 3 dan melompat satu angka untuk deret berikutnya. Dalam hal ini jawabannya adalah 21 + 10 = 31.


2.Tes Kemampuan Numerik
Tes ini dilakukan untuk menguji kecepatan, kekonsistenan, dan keakuratan menjawab soal dalam bentuk bilangan atau bisa juga mengisi angka-angka dalam kolom atau kotak-kotak kosong yang harus diisikan atau perpangkatan, faktorial, desimal, dan sebagainya.
Contoh:
(34 + 74) x 25 =
jawab
74 = 108 x 25 = 2700


3.Tes Penalaran Aritmatika
Biasanya soal diberikan dalam bentuk cerita, tetapi ada kalanya soal dalam bentuk gambar teknikal. Tes dalam bentuk ini sering dikelompokkan dalam kelompok tes Konsep Aljabar dan Aritmatika. Soal antara kemampuan teknikal dengan soal konsep aljabar ini tidak banyak berbeda. Kalau dalam soal kemampuan teknikal lebih banyak menekankan pada kemampuan teknis praktis, sedang dalam soal konsep aljabar lebih banyak menekankan pada konsep-konsep aljabar secara teoritis.
Contoh:
Seorang pedagang mebel menjual kursi lipat dengan harga Rp 290.000,-. Berapakah jumlah uang yang dibayarkan pembeli pada pedagang mebel jika kursi lipat itu mendapat diskon 20%?
A.Rp 258,000,-,  B.Rp 232.000,-   C.Rp 348.000,- D. Rp 332.000   E.Rp 330.000,-
Jawab:
Rp.290.000-(20% x 290.000) = 290.000-58.000 = 232.000. Jadi jawaban yang benar adalah B (Rp.232.000).

4.Tes Kemampuan Daya Nalar
Dalam tes ini yang ingin diketahui adalah bagaimana cara Anda mencerna dan menganalisis sesuatu informasi untuk kemudian menarik kesimpulan logis. Apakah dalam hal ini cara berpikir Anda menganut aturan-aturan yang logis (nalar) sehingga dapat memperoleh kesimpulan yang benar. Alasan mengapa tes logika ini selalu disertakan dalam setiap penyelenggaraan seleksi adalah apabila anda dihadapi oleh permasalahan yang pelik, ia tidak serta merta meminta nasehat dari orang yang lebih berpengalaman, tetapi berusaha semampunya untuk memecahkan masalahnya tersebut sendiri. Secara umum tes kemampuan daya nalar (logika) ini dapat dibagi dalam dua model tes, yaitu 1) model penalaran logis dan 2) penalaran analitik
  • Penalaran Logis
Tes model penalaran logis ini menyangkut pola berpikir anda dan cara penarikan kesimpulan (silogisme) dari dua proposisi atau premis-premis, sedang kesimpulannya adalah konklusinya. Predikat dari konklusi disebut term mayor,sedang subjek dari konklusi disebut term minor. Premis yang mengandung term mayor disebut premis mayor (pikiran utama) dan premis yang mengandung term minor disebut premis minor (pikiran selanjutnya).
Contoh:
(1)Premis mayor
(2)Premis minor
(3)Kesimpulan Proposisi no 1 Proposisi no 2 Term mayor Term minor
Semua peserta tes bernapas dengan paru-paru
Andi adalah peserta tes
Andi bernapas dengan paru-paru
Premis mayor, karena mengandung term mayor.
Premis minor, karena mengandung term minor.
bernapas dengan paru-paru (predikat).
peserta tes (subjek).
  • Penalaran Analitik
Tes ini melihat kemampuan Anda untuk membuat logis suatu hubungan-hubungan faktual dan menyelesaikan informasi-informasi yang kacau balau, serta kemampuan untuk berpikir seperti membatasi diri hanya pada fakta, memecahkan persoalan dan berhubungan dengan gagasan lain.
Contoh :
Semua ciptaan Tuhan akan mati.
Badak Jawa sudah punah.
Dua kalimat di atas merupakan proposisi, kalimat yang pertama dapat dibuktikan kebenarannya, dan kalimat yang kedua dapat ditolak karena fakta-fakta yang ada menentang kebenarannya. Meskipun demikian keduanya tetap merupakan proposisi.
5.Tes Kemampuan Spasial
Tes kemampuan spasial ini adalah untuk menguji sejauh mana kemampuan Anda memvisualisasikan sesuatu benda dan membuat pengertiannya serta berpikir secara abstrak melalui benda atau simbol-simbol. Dalam tes ini secara umum dikelompokkan dalam beberapa model tes yang semuanya menggunakan simbol-simbol atau gambar.
6.Tes Irama Gambar
Tes ini bertujuan untuk menguji sejauh mana kemampuan Anda memvisualisasikan sesuatu benda dan membuat pengertiannya serta berpikir secara abstrak melalui benda atau simbol-simbol. Banyak model tes ini yang semuanya memakai media gambar (visual) dalam suatu persoalan. Tugas Anda adalah mencari satu gambar yang hilang atau gambar selanjutnya yang seharusnya diisi dari sekelompok gambar. Kecepatan melihat dan mudahnya anda berpikir melalui simbol-simbol merupakan kunci utama dalam menyelesaikan tes ini.
7.Tes Pemikiran Perseptual
Tes ini menilai kemampuan dan ketelitian Anda dalam melihat suatu gambar atau simbol-simbol yang tersedia dan mencari tahu jawaban yang tepat. Tiap soal biasanya terdiri dari sembilan gambar dan  lima pilihan jawaban. Dalam soal terdapat satu gambar yang hilang, tugas Anda mencari satu gambar yang hilang dengan memilih salah satu gambar yang seharusnya dari kelima pilihan gambar yang tersedia
Sekian beberapa strategi menjawab soal TPA Matematika. Semoga Strategi Menjawab Soal TPA Matematika diatas dapat bermanfaat untuk anda… 
Untuk mempermudah Anda dalam menghadapi Tes Potensi Akademik, ada baiknya anda mengikuti Pelatihan TPA Bappenas. Di Pelatihan TPA Bappenas ini Anda akan di ajarkan mengenai sinonim, antonim, matematika, silogisme, logika cerita dan gambar. Selain itu, Anda juga akan diajarkan trikdan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawabsoal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.

Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang

http://bit.ly/pelatihantpainfo



Strategi Menjawab Soal TPA Matematika

Selasa, 11 Juni 2019

Tips Menghadapi Tes Potensi Akademik

Tips Menghadapi Tes Potensi Akademik





Tips Menghadapi Tes Potensi Akademik – Tes potensi akademikadalah sebuah tes yang barangkali pernah dirasakan oleh semua orang. Tes ini biasanya dilakukan pada penerimaan calon pegawai negeri sipil, rekrutmen karyawan perusahaan swasta, dan penerimaan mahasiswa baru. Bahkan, untuk kenaikan jabatan karier pun ada pula yang mewajibkan lolos tes potensi akademik sebagai salah satu syaratnya.

Di dunia internasional, tes potensi akademik setara dengantes GRE (Graduate Record Examination). Umumnya test ini terdiri dari empat bagian, yaitu sesi tes bahasa atau verbal, sesi tes numerik atau angka, sesi tes gambar, dan sesi tes logika.

Untuk membantu Anda mempersiapkan diri mencapai skor maksimal, berikut 9 Tips Menghadapi Tes Potensi Akademik yang paling ampuh .

  • Berlatih Soal

Berlatih adalah kunci utama seseorang mencapai keahlian dan kesempurnaan. Semakin sering ia berlatih, semakin cepat kita akan menyelesaikan setiap soal yang harus dijawab. Berpaculah dengan waktu yang telah ditetapkan.

Hal ini akan membuat kita menjadi terbiasa karena seperti yang Anda ketahui, ketika kita menghadapi tes, maka akan ada batasan maksimal waktu pengerjaan dan setiap peserta tidak diperkenankan mengerjakan soal melebihi batas waktu tersebut.



Tidak perlu membeli buku-buku soal tes potensi akademik yang baru. Anda dapat menggunakan buku-buku terbitan tahun-tahun sebelumnya. Selain itu, Anda dapat mencari soal-soal latihan tersebut di internet.

  • Mengakrabkan Diri dengan Tiap Karakter Soal

Setiap tes potensi akademik tentunya berbeda tergantung pada instansi penyelenggaranya. Soal-soal tes potensi akademik untuk Bappenas akan berbeda dengan soal-soal tes potensi akademik pascasarjana. Hal ini dikarenakan setiap instansi penyelenggara memiliki parameter tersendiri yang menentukan apakah seseorang lolos tes potensi akademik atau tidak.

Pelajari setiap model dan karakteristik dari setiap soal sesuai dengan instansi penyelenggara tes potensi akademik yang Anda jalani. Sebaiknya, Anda dapat mengeksplorasi setiap soal dari 3 tahun sebelumnya dan bertanya kepada para senior yang telah berhasil lolos dalam tes potensi akademik di tahun sebelumnya.

  • Mempelajari Tes Verbal

Dalam tes potensi akademik, Anda akan diperhadapkan pada tes verbal, dimana di dalamnya diperlukan pengetahuan yang cukup mumpuni mengenai sinonim, antonim, makna kata dan juga perbendaharaan kata yang cukup luas. Banyak-banyaklah membaca dan memahami berbagai istilah ketika Anda membaca koran, majalah ekonomi dan bisnis atau buku-buku sastra.

Ketika Anda menemukan berbagai kata-kata yang asing ditelinga, segeralah cari maknanya dan serap pengertian dari kata tersebut. Anda juga dapat membuat daftar kata-kata yang tidak umum dan yang sering muncul dalam soal agar Anda terbiasa dengan setiap kata dan makna dari kata tersebut.

  • Mengerjakan Tes Numerik

Pada tes ini, Anda akan diperhadapkan dengan operasi hitung matematika dasar. Selain itu, Anda perlu mengingat berbagai rumus yang diperlukan dalam menjawab soal-soal tersebut. Latihlah diri Anda untuk menghitung secara cepat dengan berlomba dengan waktu yang ditentukan. Semakin cepat Anda menyelesaikan soal, semakin banyak juga soal yang Anda kerjakan.

  • Manajemen Waktu

Anda disarankan untuk mengerjakan soal yang lebih mudah terlebih dahulu. Ketika Anda stuck dengan satu soal yang agak rumit, Anda dapat melewatinya dan mengerjakan soal lain yang lebih mudah. Hal ini bertujuan agarAnda dapat menghemat waktu dan soal-soal yang dapat Anda kerjakan tidak terbengkalai karena memusingkan satu soal saja yang rumit.

  • Fokus Pada Tiap Sesinya dan Jangan Panik

Seperti pada tips diatas, Anda perlu fokus pada soal-soal yang dapat Anda kerjakan. Baca baik-baik setiap pertanyaan dan tinggalkan saja soal yang menurut Anda kurang familiar. Disinilah pentingnya setiap latihan yang terus dilakukan agar fokus terasah. Ketika menghadapi setiap soal, percayalah kepada potensi dan kemampuan Anda serta setiap persiapan yang telah Anda lakukan. Jangan biarkan diri kita menjadi gugup dan panik ketika mengerjakan soal.

  • Mulai kerjakan dari yang paling mudah

Bisa menyelesaikan soal yang dianggap paling sulit memang akan memberikan rasa puas tersendiri bagi anda, namun jangan terlalu mengikuti ego seperti itu dan anda harus membuang terlalu banyak waktu. Hal paling bijaksana yang bisa anda lakukan saat sedang melaksanakan tes potensi akademik ialah memulai dengan soal yang paling mudah terlebih dahulu, sehingga akan semakin banyak skor yang anda kumpulkan dalam waktu secepat mungkin.

  • Persiapan Fisik yang Prima

Latihan yang menguras kemampuan otak kita tentu saja membutuhkan asupan bergizi dan seimbang untuk menjaga kesehatan kita tetapprima. Jangan abaikan istirahat, olahraga dan juga gizi yang seimbang dari asupan Anda.

Ratusan soal dengan sekelumit cara penyelesaian yang tidak mudah serta waktu yang relatif cukup lama dapat menyedot stamina Anda. Biasakanuntuk sarapan setiap pagi terutama saat hari tes potensi akademik diselenggarakan.

  • Tak hanya fisik yang harus tetap prima, namun mental juga

Akan dirasa percuma jika anda sudah menyiapkan kondisi fisik anda sedemikian rupa, namun keadaan spiritual dan mental anda tidak demikian adanya. Ya, selain fisik anda yang harus selalu dalam kedaan baik ketika akan dan sedang melaksanakan tes potensi akademik, pastikan juga bahwa mental anda sedang baik-baik saja.


Ketika mental anda sedang prima, maka rasa tegang, takut, tidak percaya diri dan lain sebagainya akan hilang begitu saja. Sehingga anda akan lebih tenang dan percaya diri dalam menyelesaikan setiap soal ujiannya, dan soal-soal yang ada tidak akan terasa semenakutkan seperti yang ada dalam pikiran anda selama ini.


Tips menghadapi Tes Potensi Akademik lainnya adalah dengan mengikuti Pelatihan Tes Potensi Akademik. Di Pelatihan TPA ini Anda akan diajarkan mengenai sinonim, antonim, matematika, silogisme, logika cerita dan gambar. Selain itu, Anda juga akan diajarkan trik dan tips untuk menghitung agar kita dapat berpikir simple agar dapat menjawab soal-soal Tes Potensi Akademik dengan cepat dan tepat.


Mengapa Pelatihan TPA Penting ?

Pada umumnya calon peserta Tes TPA yang telah lama meninggalkan bangku kuliah di perguruan tinggi mempunyai skor TPA yang relatif lebih rendah dibandingkan dengan peserta yang baru lulus dari pendidikannya, peserta yang telah memasuki usia 35 tahun atau lebih punya kecenderungan skor yang diperolehnya relatif lebih rendah dari mereka yang lebih muda, peserta yang berlatar belakang pendidikan non eksakta mempunyai skor yang relatif  lebih rendah bila dibandingkan peserta dengan latar belakang eksakta; dan peserta yang tinggal di luar Jawa rata-rata mengalami hal yang sama bila dibandingkan dengan peserta yang ada di Pulau Jawa.


Karena secara umum potensi akademik merupakan potensiseseorang yang tidak ada korelasinya dengan latar belakang baik perbedaan usia, jenis kelamin, suku, wilayah, dll, maka kegiatan pelatihan TPA ini dianggap penting agar semua calon peserta tes disegarkan kembali ingatannya dan memiliki persepsi maupun memahami aturan main tes yang sama sehingga potensi akademisnya dapat terukur dengan tepat.


Info Lebih Lanjut Mengenai Pelatihan TPA Bappenas Silahkan KLIK WhatsApp Sekarang

http://bit.ly/pelatihantpainfo



Tips Menghadapi Tes Potensi Akademik